Friday, 31 July 2026

Kali Ini Saja

               Waktu akan terus berjalan dan jalan hidup kita tidak akan lagi berkelindan. Ke mana pun aku menuju, pertemuan denganmu tidak pernah terjadi dan aku terluntang-lantung. Harus sejauh apa lagi aku pergi agar dapat bertemu denganmu? Kali ini saja, aku akan mencoba berlari dan tidak hanya melihat sebidang punggung.

              Ada hari ketika memori menyerbu dan aku taktahu harus mengubur, memeluk, atau membuangnya jauh-jauh. Kau adalah hal terbaik yang terjadi di dalam hidupku, mengapa harus kulupakan sumber kebahagiaanku? Walaupun takdir memisahkan, kali ini saja, aku ingin berjuang dalam diam, menggapai yang tersisa pada malam-malam tatkala dunia diam.

              Tidak ada yang lebih kuinginkan daripada dirimu. Tidak ada yang bisa membuatku memperjuangkan segalanya demi satu hari saja menghabiskan waktu bersamamu. Aku ingin kautahu bahwa kali ini saja, aku membiarkanmu memilih jalan yang berbeda. Kali lain, aku akan menjadi egois dalam mencintaimu.

              Tanpa memedulikan apa kata orang, kita tahu kita pernah ada. Sesaat saja, kita pernah nyata. Kenangan-kenangan itu bukan khayalan belaka; semua melekat tanpa bisa dihapus begitu saja. Seperti apa pun ingin memutus, siapa sangka benang takdir masih menghubungkan? Kali ini saja aku akan membuat semuanya terlihat tidak pernah ada bagi mereka.

              Sungguh, hanya di kehidupan ini aku akan menerima kenyataan yang tak sesuai harapan. Betapa menyakitkan dua hati yang saling mencintai, tetapi takbisa saling memiliki. Betapa ironis siapa yang mencintai lebih dalam justru adalah yang harus meninggalkan. Betapa hancur ditinggalkan oleh satu-satunya masa depan. Apakah akan ada kali lain, nasib lain, kesempatan lain?         

Kendati demikian, dibandingkan dengan semua hal, takbisa disangkal, aku lebih memilih kebahagiaanmu. Bahkan, daripada kembalimu, aku tetap lebih ingin senyum itu tidak memudar dari wajahmu. Tidak apa kita tak pernah lagi bertatap muka, kita tak pernah lagi bercengkerama, kita tak pernah lagi berbagi tawa, kita tak pernah lagi saling melempar canda. Kali ini saja, aku akan belajar melepaskan—kau yang tak pernah kugenggam.


No comments:

Post a Comment

THEME BY RUMAH ES