Kali pertama melihatmu, tubuhku membeku. Tak ada yang
bisa kulakukan selain mematung, berusaha menenangkan detak jantungku yang
dengan hebat menderu. Sekali pun tidak pernah aku seperti itu. Ada sesuatu yang
tiba-tiba melesat begitu cepat, menyentuh inti jiwaku. Sejak hari itu, semuanya
tak lagi sama—terutama hatiku.
Sunday, 12 August 2018
Thursday, 2 August 2018
Menunggumu Satu Kali Lagi
Perihal menunggu, aku yang paling tahu. Langit saja sudah jemu menyaksikan kebodohanku yang terus meyakini sebuah kalimat darimu. "Tunggu aku," katamu beberapa tahun lalu. Kala itu, aku hanya mengangguk setuju. Namun, ternyata menunggumu tak pernah semudah yang kubayangkan. Aku harus menunggumu, yang sedang berbagi rasa dengan sosok lain di sisimu.
Friday, 6 July 2018
Kau Tak Tahu Aku Ada
Dahulu, aku memiliki mimpi untuk
menjadi sepertimu, mampu membelah jalan dengan cepat, melesat, tanpa ada
sedikit pun rasa takut yang tersemat. Saat itu, aku tak berpikir mengenai apa
pun, yang aku tahu, aku hanya ingin menjadi cepat. Entah apa yang akan aku
kejar. Aku hanya merasa bebas ketika dapat melaju dengan cepat. Kala itu, aku
tak tahu jika kau ada.
Baca selengkapnya di buku Terhubung Semesta
Pemesanan hubungi line: @ecn9022n
atau kirim pesan melalui Instagram: KoniginDerRosen
Tuesday, 19 June 2018
Wednesday, 16 May 2018
Menyatu
Dengan hujan, aku telah menyatu.
Kapan ia akan menyapa, aku bisa merasa. Di mana dia akan jatuh, aku mampu tahu.
Hujan dan aku telah lama berbagi jiwa yang satu. Sejak dulu, sejak aku bahkan
belum mengenalmu, dia telah memberikan pertanda. Katanya, suatu hari, aku akan
bertemu dengan seseorang yang setara kecepatan cahaya, masuk ke dalam hatiku
dan menguncinya tanpa ragu.
THEME BY RUMAH ES




