Kita mengira bahwa segalanya telah selesai, bahwa cerita
kita telah usai. Akan tetapi, rupanya kita salah telak. Meskipun almanak telah
menggulung waktu hingga aku dan dirimu terpisah dimensi semu, ternyata masih
ada ruang partikel yang menghubungkan kita. Walau telah kuputuskan semua benang
yang membuat kita terikat, ternyata ada benang baru yang menjerat.
Thursday, 25 May 2017
Tuesday, 21 March 2017
Kau Sang Puisi
Kau adalah sang puisi
Tanpa kenal hari
Kau abadi
Hingga tak lagi ada hari puisi
Kala kau berpindah dimensi
Tidaklah kaupergi
Kau mewujud puisi
Tak henti menemani
Berapa jua puisi yang dibuat
Tak pernah sebanding dirimu
Sebab sejatinya
Kaulah puisi itu
Wednesday, 15 February 2017
Kita (Tak) Abadi
Kita abadi
Dengan rasa saling mengasihi
Diiringi desir darah dalam sunyi
Kita abadi
Dengan detak jantung yang bernyanyi
Diiringi rona merah pada pipi
Saturday, 21 January 2017
Menata Jejak
Waktu terus melaju,
bersama segala kisah denganmu. Tak ada
lagi kita dalam detak yang sama, juga dalam hela napas yang terbawa udara. Hanya ada sebuah rasa yang tertinggal jauh di
relung jiwa, menemani hari yang mulai terasa hampa. Aku tak peduli jika harus menghabiskan masa
sendiri, asalkan dunia tak sunyi sebab hati ini telah mati.
Thursday, 24 November 2016
Satu Bintang
Aku dulu sempat berlari
Bagimu seperti kecepatan cahaya
Kini aku hanya berjalan
Namun kaukira aku berlari
Kaubilang aku berjalan
Padahal aku telah berhenti
Saat kau sadar aku berhenti
Aku telah berjalan mundur menepi
Aku masih berdiri di sini
Namun kauanggap aku terbang
Saat aku duduk mengamati kenyataan
Bagimu aku tengah tegap berdiri
Entah aku yang terlalu jauh
Atau kau yang tak bisa kusentuh
Dinding di antara kita tak bisa runtuh
Meski kita dibanjiri peluh
Kita berpijak di tanah yang sama
Menghirup udara yang sama
Merasakan angin yang sama
Mendengar hujan yang sama
Di bawah langit berbintang, kita ada
Menatap langit yang sama
Namun bagiku tak ada yang istimewa
Kala kita tak menatap satu bintang yang sama
THEME BY RUMAH ES




